
Surabaya, 10 Juli 2026 – ION Network turut mengambil bagian dalam kegiatan Deeptalk APJII x KOMDIGI yang digelar pada 10 Juli 2026. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari dukungan ION Network terhadap forum yang mempertemukan pelaku industri internet, asosiasi, pemerintah, serta pemangku kepentingan untuk membahas perkembangan ekosistem digital Indonesia.
Melalui sponsorship dalam kegiatan tersebut, ION Network menunjukkan komitmennya untuk terus terlibat dalam ruang kolaborasi industri, khususnya yang berkaitan dengan konektivitas, infrastruktur digital, serta perkembangan kebijakan telekomunikasi di Indonesia.
Deeptalk Bahas Masa Depan Ekosistem Digital
Kolaborasi antara Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) menjadi bagian penting dalam mempertemukan perspektif pemerintah dan pelaku industri.
Forum seperti Deeptalk memberikan ruang bagi para pemangku kepentingan untuk bertukar pandangan mengenai tantangan dan peluang dalam pengembangan internet nasional. Hal ini menjadi semakin relevan seiring meningkatnya kebutuhan terhadap konektivitas yang cepat, merata, aman, dan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi digital.
Pada periode yang sama, pemerintah juga tengah mempercepat pengembangan jaringan 5G melalui tambahan spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. Komdigi menargetkan cakupan 5G dapat mencapai hingga 80 persen pada 2030.
ION Network Dukung Kolaborasi Industri
Sebagai penyedia layanan jaringan dan konektivitas, ION Network memiliki kepentingan langsung terhadap perkembangan ekosistem internet nasional. Dukungan terhadap kegiatan APJII x KOMDIGI menjadi salah satu bentuk keterlibatan perusahaan dalam membangun hubungan dengan komunitas industri dan pemangku kepentingan.
Sebelumnya, keterlibatan ION Network dalam kegiatan APJII juga terlihat melalui dukungan terhadap berbagai agenda organisasi dan industri. APJII Bali, misalnya, mencatat kehadiran ION Network dalam pembukaan kantor cabang Regional Bali dan ProDC Data Center pada Juni 2026.
Keterlibatan dalam berbagai forum tersebut menunjukkan bahwa perkembangan bisnis konektivitas tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi antarpelaku industri. ISP, data center, penyedia infrastruktur, regulator, dan asosiasi memiliki peran masing-masing dalam membangun ekosistem digital yang berkelanjutan.
Transformasi Digital Membutuhkan Konektivitas yang Kuat
Kebutuhan terhadap infrastruktur digital semakin besar seiring dengan berkembangnya layanan berbasis cloud, kecerdasan artifisial, ekonomi digital, hingga berbagai layanan publik berbasis internet.
Komdigi sendiri menempatkan konektivitas sebagai salah satu fondasi transformasi digital Indonesia. Dalam forum PBB World Summit on the Information Society (WSIS) 2026 pada Juli, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid memperkenalkan konsep “Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga” sebagai tiga pilar transformasi digital Indonesia.
Pilar “Terhubung” menekankan pentingnya pemerataan akses digital. Pemerintah menyebut penguatan infrastruktur terus dilakukan, termasuk melalui SATRIA-1 yang telah menghubungkan lebih dari 31.000 fasilitas layanan publik serta perluasan broadband dan jaringan 5G.
Dalam konteks tersebut, peran penyedia infrastruktur dan layanan internet menjadi semakin strategis. Konektivitas yang berkualitas dibutuhkan tidak hanya untuk kebutuhan masyarakat, tetapi juga untuk mendukung bisnis, pendidikan, layanan pemerintahan, dan perkembangan ekonomi digital.
Baca Juga: Komdigi Tegur Meta, Soroti Judi Online hingga Siapkan Aturan Pembatasan Usia Medsos untuk Anak
Membangun Ekosistem Internet Secara Bersama
Forum seperti Deeptalk APJII x KOMDIGI juga menunjukkan pentingnya komunikasi antara regulator dan industri. Perubahan teknologi yang berlangsung cepat membutuhkan kebijakan yang dapat mengikuti perkembangan sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha.
Komdigi sebelumnya menegaskan bahwa transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur. Pemerintah juga mendorong ekosistem digital yang memberdayakan, aman, inklusif, dan memiliki tata kelola yang kuat.
Hal tersebut membuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi semakin penting. Industri dapat memberikan masukan berdasarkan kondisi lapangan, sementara pemerintah memiliki peran dalam menciptakan regulasi dan lingkungan usaha yang mendukung pertumbuhan ekosistem.
ION Network Perkuat Kehadiran di Ekosistem Digital
Bagi ION Network, sponsorship Deeptalk APJII x KOMDIGI menjadi bagian dari upaya memperkuat kehadiran perusahaan di tengah ekosistem industri internet Indonesia.
Keterlibatan dalam forum industri tidak hanya menjadi kesempatan untuk memperkenalkan perusahaan dan layanan yang dimiliki, tetapi juga membuka ruang untuk membangun relasi dengan pelaku industri lainnya serta memahami perkembangan regulasi dan kebutuhan pasar.
Dengan perkembangan teknologi seperti 5G, cloud computing, data center, dan AI yang semakin cepat, kebutuhan terhadap jaringan yang andal juga akan terus meningkat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku industri menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan pertumbuhan digital Indonesia dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Melalui dukungan terhadap Deeptalk APJII x KOMDIGI pada 10 Juli 2026, ION Network menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari kolaborasi dalam membangun ekosistem konektivitas dan transformasi digital Indonesia.




