ION Network Perkuat Posisi sebagai Penyedia Infrastruktur dan Solusi Digital Terintegrasi di Indonesia

ION Network Perkuat Posisi sebagai Penyedia Infrastruktur dan Solusi Digital Terintegrasi di Indonesia

Jakarta – Perkembangan teknologi digital mendorong kebutuhan akan infrastruktur jaringan yang semakin cepat, stabil, dan terintegrasi. Di tengah percepatan transformasi digital nasional, ION Network terus memperluas perannya, bukan hanya sebagai penyedia layanan internet, tetapi juga sebagai perusahaan penyedia infrastruktur digital dan solusi teknologi yang mendukung berbagai sektor industri di Indonesia.

Melalui pembaruan company profile 2026, ION Network memperlihatkan arah bisnis yang semakin luas. Perusahaan kini menggabungkan kekuatan jaringan backbone nasional, layanan broadband, cloud computing, data center, hingga berbagai platform digital dalam satu ekosistem yang dirancang untuk mendukung kebutuhan pemerintah, perusahaan, institusi pendidikan, operator telekomunikasi, hingga masyarakat.

Berawal dari Penyedia Jaringan, Kini Menjadi Digital Infrastructure Company

ION Network merupakan perusahaan Network Access Provider (NAP) sekaligus Internet Service Provider (ISP) yang telah beroperasi sejak 2010.

Sejak awal berdiri, perusahaan berkomitmen membangun infrastruktur digital Indonesia melalui pengembangan jaringan fiber optik, konektivitas, multimedia, dan komunikasi data. Seiring meningkatnya kebutuhan transformasi digital di berbagai sektor, perusahaan memperluas bisnisnya menjadi penyedia solusi digital yang terintegrasi.

Perubahan tersebut terlihat dari fokus perusahaan yang kini tidak lagi hanya menyediakan layanan internet, tetapi juga membangun platform digital yang dapat dimanfaatkan berbagai organisasi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas bisnis.

Infrastruktur Fiber Optik Terus Diperluas

Sebagai fondasi utama layanan, ION Network terus memperluas jaringan fiber optik di berbagai wilayah Indonesia.

Berdasarkan data terbaru perusahaan, infrastruktur yang telah dibangun meliputi:

  • Backbone sepanjang 31.128 kilometer
  • Total jaringan fiber optik mencapai 109.160 kilometer
  • Lebih dari 1.238.000 homepass
  • Backbone yang telah terhubung dari Medan, Dumai, Batam, Singapura, Pulau Jawa hingga Bali.

Pembangunan jaringan tersebut menjadi salah satu langkah strategis perusahaan dalam menyediakan konektivitas berkapasitas tinggi yang dapat dimanfaatkan oleh pelanggan residensial maupun sektor bisnis.

Baca Juga: ION Network Resmikan ProDC Data Center Bali, Perkuat Infrastruktur Digital Indonesia Timur

Jangkauan Layanan Semakin Luas

Ekspansi jaringan yang dilakukan ION Network juga diikuti dengan meningkatnya cakupan wilayah layanan.

Saat ini perusahaan telah menjangkau:

  • 11 provinsi
  • 100 kabupaten/kota
  • 632 kecamatan
  • 2.984 kelurahan dan desa.

Cakupan tersebut menunjukkan komitmen perusahaan untuk menghadirkan konektivitas hingga wilayah yang terus berkembang serta mendukung pemerataan akses digital di Indonesia.

Empat Pilar Infrastruktur Digital

Dalam company profile terbaru, ION Network memperkenalkan empat pilar utama yang menjadi fondasi bisnis perusahaan.

1. Infrastruktur Backbone Fiber Optik

Perusahaan mengembangkan dan mengoperasikan jaringan backbone nasional berkapasitas tinggi yang digunakan untuk mendukung operator telekomunikasi, ISP, hingga pelanggan korporasi.

Backbone ini menjadi tulang punggung distribusi trafik internet dan komunikasi data di berbagai wilayah Indonesia.

2. Broadband FTTH

Melalui jaringan Fiber to the Home (FTTH), ION Network menghadirkan layanan internet broadband untuk pelanggan residensial.

Pengembangan jaringan FTTH terus dilakukan agar semakin banyak masyarakat memperoleh akses internet berbasis fiber optik dengan kualitas yang lebih stabil.

3. Wholesale Connectivity

Selain melayani pelanggan akhir, perusahaan juga menyediakan layanan bandwidth dan transmisi data berkapasitas tinggi untuk operator telekomunikasi, ISP, serta pusat data.

Layanan ini menjadi bagian penting dalam mendukung ekosistem telekomunikasi nasional.

4. Data Center dan Cloud

ION Network juga menyediakan layanan kolokasi server serta infrastruktur cloud yang dirancang untuk mendukung transformasi digital perusahaan.

Melalui layanan ini, pelanggan dapat memanfaatkan infrastruktur teknologi yang aman, andal, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.

Portofolio Layanan Semakin Lengkap

Selain layanan internet broadband, ION Network kini memiliki portofolio layanan yang lebih luas.

Di bidang internet, perusahaan menyediakan Internet Broadband, Internet Dedicated, layanan SOHO, Cloud Compute, Private Cloud, Web Hosting, hingga Domain.

Pada sisi konektivitas tersedia berbagai layanan seperti:

  • Intercity & Innercity Leased Line
  • International Leased Line (IPLC dan IEPL)
  • Metro MPLS Layer 2
  • DWDM Layer 1
  • Dark Fiber
  • IP Transit
  • MPLS VPN Solution
  • VSAT.

Sementara pada layanan data center tersedia Colocation Server, Power-Based Hosting, Private Suite, Interconnection Services, serta Basic Remote Hands Support.

Hadirkan Berbagai Solusi Digital

Salah satu perubahan terbesar dalam company profile terbaru adalah hadirnya sejumlah solusi digital yang dikembangkan ION Network.

ION One Living

Platform smart living yang mengintegrasikan akses penghuni, smart home, keamanan kawasan, hingga pengelolaan lingkungan dalam satu sistem.

Platform ini juga dilengkapi panic button sebagai bagian dari peningkatan keamanan kawasan perumahan.

ION EDU

Platform digital yang membantu institusi pendidikan maupun perusahaan dalam mengelola proses pembelajaran, operasional, serta monitoring performa melalui satu sistem terintegrasi.

ION Smart Stadium

Solusi digital yang menggabungkan sistem ticketing, konektivitas, dan keamanan berbasis Artificial Intelligence untuk meningkatkan pengalaman pengunjung sekaligus efisiensi pengelolaan stadion.

ION One Bill

Platform digital untuk menghubungkan transaksi, pembayaran, serta pengelolaan tenant sehingga proses administrasi menjadi lebih efisien.

ION Payroll

Sistem absensi dan penggajian digital yang mengotomatisasi proses HR mulai dari pencatatan kehadiran hingga distribusi slip gaji.

ION EYES

Platform smart surveillance berbasis AI yang mampu melakukan monitoring, deteksi, serta respons keamanan secara real-time untuk berbagai sektor industri.

Perkuat Layanan Data Center

Sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur digital, ION Network juga memperluas layanan data center.

Saat ini perusahaan memiliki lokasi operasional di:

  • Jakarta
  • Bandung
  • Bali
  • Solo.

ION Network juga memperkenalkan DC Land, platform data center hasil kolaborasi strategis antara ION Network dan Intiland yang dirancang untuk menyediakan layanan pusat data dengan konektivitas tinggi bagi pelanggan enterprise.

Backbone Nasional Terus Berkembang

Dalam roadmap jaringan 2025–2026, perusahaan masih melanjutkan pengembangan sejumlah proyek backbone nasional.

Beberapa proyek tersebut meliputi:

  • ION Sumatera Backbone Phase 1 dan Phase 2
  • ION Batam Backbone Cable System
  • SKKL ION Cable System 1
  • Pengembangan backbone yang menghubungkan Jakarta, Bangka, Jambi, Batam, Banten, hingga Lampung.

Pengembangan backbone darat maupun bawah laut ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan kapasitas jaringan nasional sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.

Mendukung Implementasi Smart City

ION Network juga aktif mendukung implementasi Smart City melalui pembangunan jaringan komunikasi dan infrastruktur digital di berbagai daerah.

Beberapa implementasi yang telah dilakukan antara lain:

  • Menghubungkan sekitar 450 kantor pemerintahan di Kota Tasikmalaya.
  • Mendukung pembangunan 5.400 titik CCTV di Kota Semarang.
  • Pemasangan 100 titik CCTV untuk Smart City Kota Tangerang.
  • Penyediaan jaringan JAKWIFI serta infrastruktur CCTV di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dipercaya Berbagai Sektor Industri

ION Network saat ini melayani pelanggan dari berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, pendidikan, media, telekomunikasi, manufaktur, keuangan, hospitality, hingga operator jaringan.

Jumlah pelanggan yang tercatat dalam company profile terbaru meliputi:

  • 240 ribu pelanggan ION Broadband
  • 471 pelanggan korporasi
  • 407 pelanggan penyelenggara
  • 365 pelanggan partnership
  • 196 pelanggan pemerintah
  • 173 pelanggan pendidikan
  • 79 pelanggan hospitality.

Portofolio pelanggan yang beragam tersebut menunjukkan bahwa layanan ION Network telah dimanfaatkan oleh berbagai organisasi dengan kebutuhan infrastruktur digital yang berbeda.

Baca Juga: ION Network dan DCLand Perkuat Infrastruktur Digital Indonesia Melalui Pusat Data Terbaru di Surabaya

Komitmen Mendorong Transformasi Digital Indonesia

Transformasi yang dilakukan ION Network menunjukkan perubahan arah perusahaan dari penyedia layanan konektivitas menjadi penyedia ekosistem digital yang lebih menyeluruh. Melalui pengembangan backbone fiber optik, layanan broadband, data center, cloud computing, hingga berbagai solusi digital seperti ION One Living, ION EDU, ION Smart Stadium, ION Payroll, dan ION EYES, perusahaan terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung transformasi digital di Indonesia.

Dengan jaringan yang terus berkembang, cakupan layanan yang semakin luas, serta inovasi produk yang berorientasi pada kebutuhan industri, ION Network menegaskan komitmennya untuk menghadirkan infrastruktur dan solusi digital yang mendukung pertumbuhan bisnis, peningkatan layanan publik, serta percepatan ekosistem digital nasional.

Bagikan Artikel:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *