
Perusahaan teknologi asal China, ByteDance, mencuri perhatian global setelah meluncurkan Seedance 2.0, model kecerdasan buatan terbaru yang diklaim mampu menghasilkan video berkualitas tinggi setara produksi profesional. Sistem ini dipuji sebagai salah satu kemajuan besar dalam teknologi AI generatif di awal tahun 2026.
Dalam pengumumannya, ByteDance menyatakan bahwa Seedance 2.0 dapat membuat video dengan resolusi mencapai 1080p hingga 2K, dilengkapi audio asli yang terintegrasi langsung dalam proses pembuatan. Model ini menerima berbagai jenis masukan, mulai dari teks, gambar, video hingga suara, sehingga fleksibel untuk berbagai kebutuhan kreatif.
Tidak seperti generasi awal pembuat video AI yang hanya fokus pada visual, Seedance 2.0 menghadirkan sinkronisasi suara dan gerakan mulut karakter (lip-sync) serta musik latar yang sepenuhnya dihasilkan AI. Fitur ini memungkinkan hasil akhir terasa layaknya sebuah klip sinematik yang dibuat oleh tim produksi profesional.
Salah satu keunggulan lain adalah kemampuan multimodal storytelling, yaitu menjaga konsistensi karakter dan narasi di berbagai adegan yang dihasilkan otomatis dari satu perintah. Algoritme ini mampu menjaga gaya visual, warna, dan gerakan kamera agar tampak seperti disutradarai secara nyata.
Menurut pantauan pengamat teknologi, Seedance 2.0 mampu memproses video hingga 30 persen lebih cepat dibandingkan versi sebelumnya, sehingga menjanjikan efisiensi besar dalam produksi konten. Percepatan ini penting terutama di industri kreatif yang mengandalkan kecepatan dan kualitas produksi.
Baca Juga: Liberty Global dan Google Cloud Perluas Adopsi Gemini AI di Eropa
Meski fitur-fiturnya mengesankan, model ini saat ini masih tersedia dalam versi beta terbatas dan hanya dapat diakses oleh pengguna tertentu di China. Namun, berbagai klip demo yang tersebar di media sosial menunjukkan potensi besar teknologi ini, mulai dari animasi bergaya film klasik hingga konten iklan profesional.
Sementara itu, sejumlah pakar menyatakan kekhawatiran terkait risiko misinformasi dan deepfake realistis yang dapat disalahgunakan jika teknologi seperti Seedance 2.0 dilepas secara luas tanpa regulasi yang tepat. Tantangan ini dianggap sebagai bagian dari dinamika perkembangan AI video generatif di masa mendatang.
Peluncuran Seedance 2.0 menandai langkah baru ByteDance dalam persaingan teknologi global, setelah kesuksesan platform-platformnya seperti TikTok dan CapCut. Banyak pihak memprediksi bahwa bila dirilis secara global, teknologi ini bisa mengubah cara pembuatan konten digital di era dominasi video pendek dan narasi visual sinematik.
Nikmati paket WiFi murah mulai dari 200 ribuan yang sudah termasuk langganan internet super cepat hingga 1 Gbps, pilihan ideal di era teknologi canggih seperti saat ByteDance meluncurkan Seedance 2.0, AI pembuat video berkualitas sinematik. Dengan koneksi stabil dan kecepatan tinggi, aktivitas kreatif seperti produksi konten video AI, streaming resolusi tinggi, hingga kolaborasi digital bisa berjalan lancar tanpa hambatan, mendukung kebutuhan hiburan, kerja, dan kreativitas masa kini dalam satu paket hemat dan andal.



