Cara Pasang AI Agent Murah di VPS dengan Hermes Agent dan 9Router

Cara Pasang AI Agent Murah di VPS dengan Hermes Agent dan 9Router

AI agent tidak selalu harus mahal. Dengan VPS, Hermes Agent dan 9Router, kita bisa membangun AI agent sendiri yang dapat berjalan di server dan diakses melalui Telegram. Setup ini menarik terutama bagi yang ingin belajar teknologi agentic AI tanpa langsung mengeluarkan biaya besar untuk layanan AI premium.

Dalam tutorial ini, konfigurasi dilakukan menggunakan VPS berbasis Ubuntu, Hermes Agent sebagai framework AI agent, serta 9Router untuk menghubungkan agent dengan berbagai model AI. Pengujian di dalam tutorial juga membandingkan hasil konfigurasi tersebut dengan Claude Code untuk melihat seberapa jauh kemampuan AI agent dengan model gratis.

Catatan: Artikel ini merangkum konfigurasi berdasarkan transkrip tutorial yang diberikan. Nama layanan, harga, model, dan metode instalasi dapat berubah seiring waktu.

Kenapa Menggunakan VPS untuk AI Agent?

Salah satu masalah ketika menjalankan AI agent langsung di laptop adalah agent hanya aktif selama perangkat tersebut menyala dan terhubung.

Jika laptop mati, AI agent juga berhenti. Alternatif seperti membeli mini PC atau Mac Mini membutuhkan investasi perangkat keras yang lebih besar. Karena itu, VPS menjadi salah satu pilihan yang digunakan dalam tutorial untuk membuat AI agent tetap berjalan di server dan dapat diakses dari mana saja. TUTORIAL PASANG AI AGENT MURAH …

Konsepnya cukup sederhana:

VPS → Hermes Agent → 9Router → Model AI → Telegram

Dengan konfigurasi tersebut, pengguna tidak perlu terus membuka terminal untuk berinteraksi dengan agent.

Apa Itu Hermes Agent?

Hermes Agent dalam tutorial dijelaskan sebagai framework AI agent open source dengan lisensi MIT. Framework ini dikembangkan oleh Nose Research dan disebut memiliki kemampuan memori serta dukungan terhadap berbagai model bahasa.

Salah satu daya tarik Hermes Agent adalah fleksibilitas dalam memilih model yang digunakan.

Jadi, Hermes Agent tidak harus selalu bergantung pada satu penyedia model tertentu.

Model dapat diganti atau diatur melalui konfigurasi yang tersedia.

Hal tersebut menjadi penting ketika kita ingin membuat AI agent dengan biaya operasional yang lebih rendah.

Apa Itu 9Router?

9Router dalam tutorial dijelaskan sebagai local proxy open source dengan lisensi MIT. Fungsinya adalah menjadi perantara antara AI agent dan berbagai penyedia model AI. TUTORIAL PASANG AI AGENT MURAH …

Sederhananya, Hermes Agent tidak harus langsung berkomunikasi dengan satu model.

9Router dapat mengatur beberapa model sekaligus dan menentukan model mana yang digunakan.

Salah satu manfaatnya adalah ketika sebuah model mencapai limit atau mengalami masalah, konfigurasi dapat menggunakan model lain sebagai alternatif.

Tutorial membagi pilihan provider 9Router menjadi beberapa tingkatan, mulai dari layanan subscription, model yang relatif murah, hingga provider gratis.

Untuk tutorial ini, fokusnya adalah menggunakan tier gratis sebagai eksperimen.

Baca Juga: Cara Pasang AI Agent di Server Sendiri Cuma Modal VPS Rp100 Ribuan

Spesifikasi VPS yang Digunakan

Dalam tutorial, VPS yang digunakan adalah paket KVM2 dengan 2 vCPU dan 8 GB RAM.

Spesifikasi tersebut dinilai cukup untuk menjalankan Hermes Agent dan 9Router sekaligus. Jika memiliki kebutuhan lebih besar, tersedia opsi dengan resource lebih tinggi, seperti 4 CPU dan 16 GB RAM atau 8 CPU dan 32 GB RAM. TUTORIAL PASANG AI AGENT MURAH …

Harga yang disebutkan dalam tutorial adalah sekitar Rp140.000 untuk periode 24 bulan, sedangkan opsi 12 bulan disebut sekitar Rp2,1 juta secara total. Harga tersebut merupakan harga yang disebutkan pada saat tutorial dibuat dan bukan patokan harga saat ini.

Untuk artikel ini, yang lebih penting bukan nominal pastinya, tetapi konsep bahwa AI agent dapat dijalankan menggunakan VPS dengan biaya relatif terjangkau.

Cara Install Hermes Agent di VPS

1. Siapkan VPS Ubuntu

Pertama, siapkan VPS dengan sistem operasi Ubuntu Server.

Dalam tutorial, lokasi server dipilih di Indonesia dan VPS dikonfigurasi menggunakan Ubuntu. Pengguna juga diminta membuat root password untuk mengakses server.

Setelah setup selesai, VPS akan memiliki beberapa informasi penting seperti:

  • Username
  • IP address
  • Root password

Ketiga informasi tersebut diperlukan untuk mengakses server.

2. Akses VPS Menggunakan SSH

Setelah VPS aktif, server dapat diakses melalui SSH.

Pada MacBook, terminal digunakan untuk menjalankan perintah SSH. Windows juga dapat digunakan untuk mengakses server menggunakan tools SSH yang tersedia.

Format dasarnya:

ssh root@IP_ADDRESS

Ganti IP_ADDRESS dengan IP VPS.

Setelah itu, masukkan password root yang sebelumnya dibuat.

Jika berhasil, terminal akan terhubung langsung ke Ubuntu Server.

Dalam tutorial, selain SSH melalui terminal, dashboard VPS juga menyediakan web console, sehingga pengguna dapat mengakses terminal VPS langsung melalui browser.

Fitur seperti ini cukup membantu bagi pemula karena tidak perlu memasang aplikasi SSH tambahan.

3. Install Hermes Agent

Setelah berhasil masuk ke VPS, langkah berikutnya adalah memasang Hermes Agent.

Tutorial menyarankan satu hal yang sebenarnya sangat penting ketika memasang software di server:

Baca dokumentasi resminya.

Dokumentasi Hermes Agent menyediakan instruksi instalasi untuk Linux. Karena VPS menggunakan Ubuntu, pilih instruksi Linux kemudian jalankan script instalasi yang disediakan.

Setelah proses instalasi selesai, Hermes Agent akan meminta beberapa konfigurasi awal.

Untuk pemula, tutorial menyarankan menggunakan konfigurasi yang direkomendasikan terlebih dahulu.

4. Hubungkan Hermes Agent dengan Akun

Pada proses setup, Hermes Agent akan meminta pengguna menghubungkan akun.

Ikuti instruksi yang muncul di terminal. Setelah proses autentikasi berhasil, pengguna dapat memilih model yang akan digunakan.

Pada tahap awal tutorial, model rekomendasi yang tersedia digunakan terlebih dahulu sebelum nantinya konfigurasi dipindahkan ke 9Router.

Tujuannya agar Hermes Agent bisa dipastikan berjalan terlebih dahulu sebelum menambahkan konfigurasi yang lebih kompleks.

5. Hubungkan Hermes Agent dengan Telegram

Salah satu bagian menarik dari setup ini adalah kemampuan mengontrol AI agent melalui Telegram.

Saat konfigurasi Hermes Agent, pilih messaging platform:

Telegram

Kemudian ikuti proses pembuatan Telegram bot.

Bot dapat dibuat melalui proses yang tersedia dalam setup Hermes Agent. Setelah bot berhasil dibuat, hubungkan akun Telegram dengan Hermes Agent.

Tutorial kemudian melakukan pengujian dengan mengirim pesan sederhana seperti:

Halo

Jika berhasil, bot akan memberikan respons dari AI agent.

Dengan demikian, kita tidak harus terus berinteraksi melalui terminal.

6. Jalankan Hermes Agent sebagai Background Service

Setelah Telegram berhasil terhubung, Hermes Agent dapat dikonfigurasi agar gateway berjalan sebagai background service.

Dengan begitu, agent dapat tetap aktif di server tanpa harus menjalankan proses secara manual setiap kali ingin menggunakannya.

Namun, untuk layanan seperti 9Router yang juga perlu terus berjalan, tutorial menggunakan tmux.

7. Install tmux

tmux digunakan untuk menjaga proses terminal tetap berjalan meskipun koneksi SSH ditutup.

Jika belum tersedia, install menggunakan:

sudo apt install tmux

Kemudian buat session baru:

tmux new -s router

Setelah masuk ke session tersebut, jalankan 9Router.

Ketika proses sudah berjalan, lakukan detach dengan:

Ctrl + B
D

Dengan cara tersebut, session tetap berjalan di background. TUTORIAL PASANG AI AGENT MURAH …

8. Install 9Router

Setelah tmux siap, instal 9Router melalui npm.

Perintah yang digunakan dalam tutorial adalah:

npm install -g 9router

Parameter -g digunakan untuk melakukan instalasi secara global.

Jika muncul masalah terkait permission atau script instalasi, tutorial melakukan konfigurasi tambahan agar package dapat dipasang secara global.

Setelah instalasi selesai, 9Router dapat dijalankan dari VPS.

9. Akses Web UI 9Router

Salah satu fitur 9Router adalah adanya Web UI untuk mengatur konfigurasi.

Pada awalnya, interface mungkin hanya dapat diakses melalui localhost.

Agar dapat diakses melalui jaringan VPS, konfigurasi dapat diarahkan menggunakan IP publik VPS sesuai konfigurasi server.

Setelah Web UI terbuka, login menggunakan kredensial yang tersedia dan segera ganti password default.

Ini merupakan langkah keamanan yang sangat penting.

Jangan membiarkan password default tetap digunakan pada server yang dapat diakses melalui internet.

10. Tambahkan Provider Model AI

Setelah berhasil masuk ke Web UI 9Router, kita dapat mulai menambahkan provider model AI.

Tutorial mencoba beberapa provider dan model, termasuk model yang tersedia secara gratis atau memiliki akses gratis terbatas. Beberapa model yang disebut dalam proses konfigurasi antara lain:

  • GLM
  • Kimi
  • Nemotron
  • OpenCode
  • Model lainnya yang tersedia melalui provider

9Router kemudian digunakan untuk mengelola koneksi tersebut.

Untuk provider yang membutuhkan API key, masukkan kredensial sesuai instruksi masing-masing layanan.

Jangan pernah membagikan API key ke orang lain atau memasukkannya ke artikel, screenshot, maupun repositori publik.

11. Buat AI Model Combo

Setelah beberapa model tersedia, 9Router memungkinkan pengguna membuat combo.

Combo pada dasarnya adalah konfigurasi yang menentukan bagaimana beberapa model digunakan secara bersamaan.

Contohnya:

GLM
↓
Kimi
↓
Nemotron

Pengguna dapat menentukan strategi seperti fallback atau mekanisme rotasi tertentu.

Dengan fallback, model berikutnya dapat digunakan ketika model sebelumnya mengalami masalah.

Dengan strategi rotasi, request dapat dibagi ke beberapa model.

Tutorial kemudian membuat combo khusus untuk Hermes Agent.

12. Hubungkan Hermes Agent ke 9Router

Setelah combo selesai dibuat, langkah berikutnya adalah menghubungkan Hermes Agent dengan 9Router.

Pada konfigurasi Hermes Agent, provider diubah menjadi:

Custom Direct API

Kemudian masukkan API base URL milik 9Router.

Jika Hermes Agent dan 9Router berjalan pada VPS yang sama, konfigurasi dapat menggunakan:

127.0.0.1

atau localhost sesuai konfigurasi yang digunakan.

Hermes Agent kemudian dapat mendeteksi model yang tersedia dari 9Router.

Pilih combo yang sebelumnya sudah dibuat.

Dengan demikian, alurnya menjadi:

Telegram
    ↓
Hermes Agent
    ↓
9Router
    ↓
AI Model Combo
    ↓
GLM / Kimi / Nemotron / Model lainnya

Setelah konfigurasi selesai, restart gateway agar perubahan diterapkan.

13. Uji AI Agent melalui Telegram

Setelah semuanya terhubung, kirim pesan melalui Telegram.

Dalam tutorial, agent berhasil memberikan respons dan dapat menunjukkan bahwa model yang digunakan berasal dari konfigurasi Hermes Combo dengan custom provider.

Salah satu hal menarik dari 9Router adalah pengguna dapat melihat penggunaan model melalui bagian usage dan analytics.

Jadi, kita dapat mengetahui model mana yang sedang digunakan oleh agent.

Apakah AI Agent Gratis Benar-Benar Bisa Dipakai?

Jawabannya: bisa, tetapi ada batasannya.

Inilah salah satu poin penting dari eksperimen dalam tutorial.

Konfigurasi Hermes Agent + 9Router menggunakan provider gratis memang dapat menghasilkan output. Bahkan, ketika digunakan untuk tugas sederhana, hasil akhirnya dinilai tidak terlalu jauh berbeda secara visual dengan hasil dari Claude Code.

Namun, masalah utama ada pada:

  • Response time
  • Konsistensi
  • Ketersediaan model
  • Limit provider
  • Kemampuan reasoning
  • Kelengkapan output

Dengan provider gratis, pengguna harus lebih sabar dan kemungkinan perlu melakukan konfigurasi atau tuning lebih banyak.

Hermes Agent + 9Router vs Claude Code

Untuk menguji kemampuan keduanya, tutorial menggunakan tugas yang sama.

Prompt yang diberikan adalah membuat invoice generator untuk freelancer.

Ketentuannya:

  • Satu file HTML
  • HTML, CSS, dan JavaScript dalam satu file
  • Tidak menggunakan library atau CDN
  • Disimpan sebagai index.html
  • Dijalankan di server

Untuk Hermes Agent + 9Router, model gratis seperti OpenCode dan Nvidia Nemotron digunakan.

Sementara itu, Claude Code digunakan dengan model berbayar.

Hasil Claude Code

Claude Code menyelesaikan tugas tersebut sekitar 6 menit dan menghasilkan mockup HTML yang dapat digunakan.

Keunggulan utamanya bukan hanya hasil awal, tetapi kemampuan melakukan iterasi dengan cepat. Setelah mendapatkan hasil, pengguna dapat langsung memberikan instruksi lanjutan dan mengembangkan output tersebut.

Hasil Hermes Agent + 9Router

Pada percobaan awal, Hermes Agent dengan provider gratis sempat mengalami stuck.

Pengguna kemudian melakukan konfigurasi tambahan, termasuk menambahkan provider dan mengubah combo.

Setelah proses tuning, hasil akhirnya dapat digunakan.

Bahkan secara visual, hasil akhirnya disebut tidak jauh berbeda dari hasil Claude Code untuk tugas sederhana tersebut.

Namun, prosesnya membutuhkan lebih banyak waktu dan intervensi.

Kapan Sebaiknya Menggunakan Hermes Agent + 9Router Gratis?

Setup ini cukup menarik untuk belajar agentic AI.

Jika masih mahasiswa, pelajar, pemula, atau memiliki budget terbatas, Hermes Agent + 9Router dengan provider gratis dapat menjadi playground untuk memahami:

  • Cara kerja AI agent
  • VPS
  • API
  • Model AI
  • Telegram bot
  • Routing model
  • Fallback
  • Combo model
  • Background service
  • Terminal Linux

Transkrip juga menyimpulkan bahwa konfigurasi gratis cocok bagi pengguna yang memiliki waktu untuk bereksperimen dan mencoba berbagai tools.

Jadi, bukan hanya soal menghemat biaya.

Kita juga mendapatkan pengalaman teknis dari proses konfigurasi tersebut.

Bagaimana Jika untuk Pekerjaan Profesional?

Untuk kebutuhan profesional, situasinya berbeda.

Waktu adalah faktor penting.

Jika harus menunggu terlalu lama hanya untuk mendapatkan respons AI, produktivitas bisa ikut turun.

Dalam pengujian, Claude Code memberikan hasil lebih cepat dan memungkinkan iterasi lebih banyak dibanding konfigurasi Hermes Agent + 9Router dengan provider gratis.

Karena itu, transkrip menyarankan penggunaan model yang lebih baik untuk pekerjaan serius.

Salah satu opsi adalah menggunakan tier 2, yaitu model AI yang relatif murah.

Untuk kebutuhan profesional yang lebih tinggi, model subscription seperti Claude Code, Codex, Gemini, atau Copilot dapat dihubungkan sesuai kebutuhan.

Dengan kata lain:

Gratis untuk belajar, berbayar untuk produktivitas.

Apakah VPS 8 GB RAM Wajib?

Tidak ada kesimpulan dalam transkrip bahwa 8 GB RAM merupakan spesifikasi minimum mutlak untuk semua konfigurasi Hermes Agent dan 9Router.

Yang digunakan dalam tutorial adalah VPS 2 vCPU dan 8 GB RAM, dan konfigurasi tersebut dinilai cukup untuk menjalankan Hermes Agent serta 9Router.

Jadi, sebaiknya jangan langsung menganggap satu spesifikasi berlaku untuk semua kondisi.

Kebutuhan resource akan bergantung pada:

  • Jumlah agent
  • Jumlah proses yang berjalan
  • Model yang digunakan
  • Tools yang diaktifkan
  • Beban kerja
  • Jumlah pengguna

Jika workload bertambah, resource VPS dapat ditingkatkan.

Kelebihan Hermes Agent + 9Router

Beberapa kelebihan yang terlihat dari tutorial antara lain:

1. Biaya Bisa Ditekan

Dengan provider gratis, biaya utama dapat difokuskan pada VPS.

2. Bisa Menggunakan Banyak Model

9Router memungkinkan beberapa provider dan model dikonfigurasi dalam satu sistem.

3. Bisa Membuat Combo

Model dapat diatur menggunakan strategi tertentu seperti fallback atau rotasi.

4. Bisa Diakses dari Telegram

Tidak harus selalu berinteraksi melalui terminal.

5. Cocok untuk Belajar

Pengguna dapat belajar tentang VPS, API, model AI, agent, dan automation secara langsung.

Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan

Di sisi lain, konfigurasi ini juga memiliki beberapa kekurangan.

Response Bisa Lambat

Provider gratis dalam pengujian membutuhkan waktu lebih lama untuk memberikan respons.

Perlu Banyak Tuning

Pengguna mungkin harus mencoba beberapa provider dan mengatur combo sampai menemukan konfigurasi yang cocok.

Model Gratis Memiliki Keterbatasan

Kemampuan dan ketersediaan model gratis tidak selalu setara dengan model berbayar.

Kurang Ideal untuk Pekerjaan Mendesak

Jika pekerjaan membutuhkan respons cepat dan iterasi berkali-kali, layanan berbayar lebih masuk akal.

Baca Juga: Antigravity IDE Resmi Diperkenalkan Google, Platform AI Baru untuk Developer Jadi Sorotan

Kesimpulan

Memasang AI agent sendiri tidak harus dimulai dengan biaya yang besar.

Dengan VPS, Hermes Agent, 9Router, dan Telegram, kita dapat membuat sistem AI agent yang berjalan di server dan dapat diakses dari jarak jauh.

Alur sederhananya adalah:

VPS Ubuntu
     ↓
Hermes Agent
     ↓
Telegram Bot
     ↓
9Router
     ↓
Model AI
     ↓
Response

Untuk pengguna yang masih belajar, konfigurasi Hermes Agent + 9Router dengan provider gratis bisa menjadi pilihan menarik. Kita dapat bereksperimen dengan berbagai model sekaligus memahami bagaimana AI agent bekerja di lingkungan server. TUTORIAL PASANG AI AGENT MURAH …

Namun, untuk pekerjaan profesional, kecepatan dan konsistensi tetap menjadi pertimbangan utama. Hasil pengujian dalam tutorial menunjukkan bahwa Claude Code lebih unggul dalam hal respons dan kemampuan melakukan iterasi dengan cepat, sementara Hermes Agent + 9Router gratis membutuhkan lebih banyak tuning dan kesabaran.

Jadi, kalau tujuan saya adalah belajar dan bereksperimen, VPS murah + Hermes Agent + 9Router sudah cukup menarik.

Kalau tujuannya produktivitas dan pekerjaan profesional, investasi pada model AI berbayar masih lebih masuk akal.

Yang paling penting, tidak perlu langsung membeli perangkat mahal atau layanan premium. Mulai dari VPS yang sesuai kebutuhan, pahami cara kerja agent, kemudian tingkatkan resource dan model ketika workload sudah semakin besar. Saya juga menekankan bahwa pengguna dapat mencoba dan mengulik sendiri Hermes Agent, Claude Code, serta 9Router untuk menemukan metode kerja yang paling sesuai.

Butuh cloud untuk menjalankan AI Agent? Mulai dari Rp165 ribuan, kamu sudah mendapatkan cloud lokal dengan Intel Processor, hingga 4 Core CPU, hingga 4 GB RAM, dan hingga 100 GB Storage. Cocok untuk menjalankan AI Agent, development, website, hingga berbagai kebutuhan server lainnya. Butuh resource lebih besar? Bisa custom sesuai kebutuhan agar performanya tetap optimal untuk menjalankan Hermes Agent dan 9Router.

Sumber:

Bagikan Artikel:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *